catatan gw

blog ini sebagai pengganti buku harian gw, tempat gw curhat, soalna tak ada yg bisa diandalan selain buku ma Tuhan. Orang manisnya klo ada butuhna doang.

Archive for August, 2007


wacimkuwh

Wacim

 

Wacim adalah seorang anak kecil yag lugu, kurus, kucel
dan keliatan ta terurus. Tapi Dia selalu merasa bahagia dengan keadaan Dia. Dia
tidak peduli dengan keadaan. Jauh dari Orang Tua, jauh dari kasih sayang Orang
Tua. Tiada tempat tuk mengadu atas kejadian-kejadian yang menimpa dia setiap
hari. Dia hanya pendam rasa itu mengharap suatu saat nanti, entah esok, minggu
depan atau bulan depan Orang Tuanya datang tuk mencurahkan kasih sayangnya. Dan
Dia pun bisa mencurahkan segala keluh kesahnya selama ini.

 

Tapi tiba-tiba muncul seseorang yang bernama Iwan.
Iwan waktu itu adalah orang dari kalangan atas. Dia sangat terpandang di
zamannya. Dia punya segalanya. Akhirnya Wacim pun punya keinginan untuk bisa
menjadi Iwan. Sampai nama pemberian Orang Tuanya pun dia minta dirubah menjadi
Iwan.

 

Kini Wacim yang dulu berubah menjadi Iwan kecil. Iwan
kecil yang penuh dengan ambisi dan emosi. Dia tidak pernah berfikir bahwa untuk
mencapai Iwan yang sebenarnya tidak mudah, butuh waktu panjang dan pengorbanan.
Akhirnya Iwan kecil pun berubah karakter. Dia slalu merasa gelisah, takut apa
yang di cita-citakannya dari kecil gagal. Dia selalu menyalahkan dirinya bila
dia menemui kegagalan. Dia tidak pernah mau belajar dari kegagalan demi
kegagalan yang pernah Dia alami. Dia selalu mau instant, langsung dan cepat.

 

Iwan kecil pun akhirnya menjadi cepat sekali marah,
tersinggung. Bahkan teman-teman dekatnya pun sering kali menjadi tempat
pelampiasan kekesalannya. Dia tidak pernah puas atas apa yang ada dengan
dirinya. Dia tidak pernah berfikir masih banyak lagi yang nasibnya lebih buruk
dari Dia. Emang mau jadi Kau Iwan? Tau ga kalau kau tuh bagaikan pungguk yang
merindukan bulan. Jauh, sampai kapan pun tetap jauh.

 

Owh Tuhan, Aku kangen dengan Wacim. Kemanakah wacim
yang dulu ada. Akankah Dia kembali ke dunia ini setelah lama tertelan oleh
ambisi Iwan. Haruskah  Wacim terus
menjadi Iwan kecil??????? Iwan kecil yang selalu menyusahkan orang lain????!!!
Iwan kecil yang selalu menyakiti orang lain????!!!!! Owh tidaaaaaaakkkkk, Kau
harus cepat kembali, sudah terlalu jauh Kau melangkah.

 

Owh Tuwhan…..

Sadarkan Iwan kecil, bahwa segala sesuatunya itu sudah ada garisnya
masing-masing.

Kembalikanlah Iwan kecil mencadi Wacim. Wacim yang selalu mengerti
dengan keadaannya. Dia sadar siapa dirinya yang sebenarnya. Amieen…….